Ikan Cupang Hias ,, Siapa..?
Kawanz posting hobi kali ini saya akan ajak untuk lebih mengenal
bagimana sebenarnya cara budidaya
ikan cupang baik dari segi budidaya peneliharaan nya. Sehingga kawanz
berminat untuk membudidayakannya..
Biasanya budidaya cupang sangat
diminati dan digandrungi oleh penggemar
ikan atau oleh para pebisnis ikan hias.
Tapi banyak pula peminat pembudidaya
cupang yang kurang paham masalahnya.
Cara pembiakan atau pembibitan cupang.
Sebenarnya Budidaya cupang sangat
gampang, kita hanya perlu mengeluarkan
modal yang cukup sedikit dan kolam
untuk budidaya cupang hapir mirip
dengan budidaya ikan lainnya, apalagi
bila sudah mempunyai
kolam bekas budidaya lele atau budidaya
ikan lainnya, untuk idealnya kolam
cupang bisaberukuran mulai dari
1m-5m/segi, dan kolam bisa terbuat dari
kolam pelastik, kolam semen, kolam
terpal juga aquarium, tentunya dengan
ukuran kolam yang kecil kita bisa
menaruhnya di tempat yang cukup
sempit, misalnya bisa agan taruh di
halaman rumah atau dimana saja sesuai
dengan lingkungan tempat tinggal masing masing serta todak memerlukan lahan yang luas, Ikan
cupang juga tidak memerlukan pakan
yang khusus.
Pakan ikan untuk benih
biasanya dapat menggunakan pakan
alami semisal kutu air juga daphnia sp.
yang dapat ditemukan di selokan yang
airnya menggenang. untuk mempercepat
pertumbuhan benih cupang agan bisa
juga memberikan kutu air yang diselingi
dengan cacing rambut.
Uniknya dalam budidaya cupang ini
adalah dimana kita akan memijahkan atau
mengkawinkan cupang kita tidak
membutuhkan lahan besar, kolam
perkawinan ini kita cukup menggunakan
ember atau baskom juga aquarium yang
ukuran kecil, tapi tetap rekan harus
memperhatikan perawatan ikan ini bila
rekan menempatkannya di tempat yang
kecil.
Sebelum kita memulai budidaya Ikan
Hias cupang alangkah baiknya kita
mengenal dulu bentuk fisik cupang
yang tergolong baik untuk
dibudidayakan, adapun ciri husus
Ikan cupang hias jantan
adalah selain warnanya yang
sangat indah, siripnya pun cukup
panjang yang menyerupai sisir
serit, sehingga sering juga disebut
cupang serit .
Beda lagi dengan fisik
cupang betina yang warnanya
kurang menarik (aga kusam) dan
bentuk siripnya pendek dibanding
ikan cupang jantan.
Tidak semua ikan cupang baik untuk
dipijahkan, untuk itu rekan-rekan harus
memilih mana cupang yang baik dan
kurang baik, ini penting sekali karena
akan menentukan pada kualitas anakan
cupang nantinya, adapun ciri-ciri umum
pada ikan cupang yang siap dipijahkan
sebagai berikut :
Umur minimal ± 4 bulan
Fisik tubuh juga siripnya
cukup panjang serta
berwarna indah
Gerakannya sangat
agresif juga lincah
Tidak terjangkit penyakit
dan juga tidak cacat
Umur sama dengan
cupang jantan minimal ±
4 bulan
Bentuk badan agak
membulat yang
menandakan siap
dikawinkan
Gerakannya sedikit agak
lambat
Sirip agak pendek dan
juga warnanya kusam
Kondisi sehat dan tidak cacat
Setelah tadi kita memilih dan
mempersiapkan induk cupang yang akan
kita budidaya, sekarang rekan-rekan
tinggal mencoba untuk mengawinkannya,
langkah-langkah yang harus kita
persiapkan dalam pmijahan ini adalah
sebagai berikut:
Mempersiapkan kolam
pemijahan berupa jolang
plastik atau aquarium
kecil, ingat harus bersih.
Isi kolam tersebut
dengan air yang bersih,
ketinggian air sekitar 15
– 30 Cm. atau bisa
disesuaikan
Masukkan induk cupang
jantan yang tadi telah
kita persiapkan terlebih
dahulu selama 1 hari.
Tutup kolam dengan
penutup.
setelah satu hari kita
masukan induk cupang
betina yang telah cukup
matang telurnya pada
sore hari ke dalam kolam
pemijahan.
Umumnya Ikan Cupang
akan mijah pada malam
hari dan pada pagi
harinya cupang sudah
bertelur. Telur Cupang
menempel pada sarang
yang berupa busa yang
telah dipersiapkan oleh
induk cupang jantan.
Bila Memang sudah
bertelur segera Induk
betina dipindahkan dan
cupang jantan dibiarkan
didalam kolam tersebut
untuk merawat telur
cupang sampai menetas.
Bilamana anak cupang sudah menetas
dan mulai habis kuning telurnya, maka
rekan-rekan sudah harus segera
menyiapkan media yang lebih besar
sebagai tempat pembesaran. jangan lupa
pemindahan pertama rekan harus
memindahkannya bersama induk
jantannya, benih ikan tadi bisa rekan-
rekan beri makanan berupa kutu air,
biasanya sepuluh hari kemudian anak
ikan segera dipindahkan kembali ke
tempat lain, dan selanjutnya rutin setiap
satu minggu, ini dimaksudkan supaya
pertumbuhan ikan cepat besar.
Setelah benih cupang tadi mencapai
waktu 1 bulan, ini sudah dapat dilakukan
pemanenan dan dapat diseleksi mana
yang berkualitas dan kurang. diusahakan
cupang yang berkualitas baik juga
cupang hasil penyeleksian dipisahkan,
tempat pemisahan bisa berupa botol dan
jangan lupa satu botol satu ikan, ini
dimaksudkan supaya tidak terjadi
perkelahian, pada usia 1,5 sampai 2
bulan cupang mulai memperlihatkan
keindahannya dan dapat segera
dipasarkan.
Budidaya cupang ini lebih mudah
dari budidaya ikan mas, ikan lele
sangkuriang, ikan nila dll, resiko
mortalitasnyapun sangat kecil
sekali dibandingkan ikan lainnya,
nah untuk agan yang
memang hobi budidaya ikan hias
silahkan mencoba budidya
Ikan cupang ini. selamat mencoba
semoga bermanfaat.
bagimana sebenarnya cara budidaya
ikan cupang baik dari segi budidaya peneliharaan nya. Sehingga kawanz
berminat untuk membudidayakannya..
Biasanya budidaya cupang sangat
diminati dan digandrungi oleh penggemar
ikan atau oleh para pebisnis ikan hias.
Tapi banyak pula peminat pembudidaya
cupang yang kurang paham masalahnya.
Cara pembiakan atau pembibitan cupang.Sebenarnya Budidaya cupang sangat
gampang, kita hanya perlu mengeluarkan
modal yang cukup sedikit dan kolam
untuk budidaya cupang hapir mirip
dengan budidaya ikan lainnya, apalagi
bila sudah mempunyai
kolam bekas budidaya lele atau budidaya
ikan lainnya, untuk idealnya kolam
cupang bisaberukuran mulai dari
1m-5m/segi, dan kolam bisa terbuat dari
kolam pelastik, kolam semen, kolam
terpal juga aquarium, tentunya dengan
ukuran kolam yang kecil kita bisa
menaruhnya di tempat yang cukup
sempit, misalnya bisa agan taruh di
halaman rumah atau dimana saja sesuai
dengan lingkungan tempat tinggal masing masing serta todak memerlukan lahan yang luas, Ikan
cupang juga tidak memerlukan pakan
yang khusus.
Pakan ikan untuk benih
biasanya dapat menggunakan pakan
alami semisal kutu air juga daphnia sp.
yang dapat ditemukan di selokan yang
airnya menggenang. untuk mempercepat
pertumbuhan benih cupang agan bisa
juga memberikan kutu air yang diselingi
dengan cacing rambut.
Uniknya dalam budidaya cupang ini
adalah dimana kita akan memijahkan atau
mengkawinkan cupang kita tidak
membutuhkan lahan besar, kolam
perkawinan ini kita cukup menggunakan
ember atau baskom juga aquarium yang
ukuran kecil, tapi tetap rekan harus
memperhatikan perawatan ikan ini bila
rekan menempatkannya di tempat yang
kecil.
Sebelum kita memulai budidaya Ikan
Hias cupang alangkah baiknya kita
mengenal dulu bentuk fisik cupang
yang tergolong baik untuk
dibudidayakan, adapun ciri husus
Ikan cupang hias jantan
adalah selain warnanya yang
sangat indah, siripnya pun cukup
panjang yang menyerupai sisir
serit, sehingga sering juga disebut
cupang serit .
Beda lagi dengan fisik
cupang betina yang warnanya
kurang menarik (aga kusam) dan
bentuk siripnya pendek dibanding
ikan cupang jantan.
Tidak semua ikan cupang baik untuk
dipijahkan, untuk itu rekan-rekan harus
memilih mana cupang yang baik dan
kurang baik, ini penting sekali karena
akan menentukan pada kualitas anakan
cupang nantinya, adapun ciri-ciri umum
pada ikan cupang yang siap dipijahkan
sebagai berikut :
Umur minimal ± 4 bulan
Fisik tubuh juga siripnya
cukup panjang serta
berwarna indah
Gerakannya sangat
agresif juga lincah
Tidak terjangkit penyakit
dan juga tidak cacat
Umur sama dengan
cupang jantan minimal ±
4 bulan
Bentuk badan agak
membulat yang
menandakan siap
dikawinkan
Gerakannya sedikit agak
lambat
Sirip agak pendek dan
juga warnanya kusam
Kondisi sehat dan tidak cacat
Setelah tadi kita memilih dan
mempersiapkan induk cupang yang akan
kita budidaya, sekarang rekan-rekan
tinggal mencoba untuk mengawinkannya,
langkah-langkah yang harus kita
persiapkan dalam pmijahan ini adalah
sebagai berikut:
Mempersiapkan kolam
pemijahan berupa jolang
plastik atau aquarium
kecil, ingat harus bersih.
Isi kolam tersebut
dengan air yang bersih,
ketinggian air sekitar 15
– 30 Cm. atau bisa
disesuaikan
Masukkan induk cupang
jantan yang tadi telah
kita persiapkan terlebih
dahulu selama 1 hari.
Tutup kolam dengan
penutup.
setelah satu hari kita
masukan induk cupang
betina yang telah cukup
matang telurnya pada
sore hari ke dalam kolam
pemijahan.
Umumnya Ikan Cupang
akan mijah pada malam
hari dan pada pagi
harinya cupang sudah
bertelur. Telur Cupang
menempel pada sarang
yang berupa busa yang
telah dipersiapkan oleh
induk cupang jantan.
Bila Memang sudah
bertelur segera Induk
betina dipindahkan dan
cupang jantan dibiarkan
didalam kolam tersebut
untuk merawat telur
cupang sampai menetas.
Bilamana anak cupang sudah menetas
dan mulai habis kuning telurnya, maka
rekan-rekan sudah harus segera
menyiapkan media yang lebih besar
sebagai tempat pembesaran. jangan lupa
pemindahan pertama rekan harus
memindahkannya bersama induk
jantannya, benih ikan tadi bisa rekan-
rekan beri makanan berupa kutu air,
biasanya sepuluh hari kemudian anak
ikan segera dipindahkan kembali ke
tempat lain, dan selanjutnya rutin setiap
satu minggu, ini dimaksudkan supaya
pertumbuhan ikan cepat besar.
Setelah benih cupang tadi mencapai
waktu 1 bulan, ini sudah dapat dilakukan
pemanenan dan dapat diseleksi mana
yang berkualitas dan kurang. diusahakan
cupang yang berkualitas baik juga
cupang hasil penyeleksian dipisahkan,
tempat pemisahan bisa berupa botol dan
jangan lupa satu botol satu ikan, ini
dimaksudkan supaya tidak terjadi
perkelahian, pada usia 1,5 sampai 2
bulan cupang mulai memperlihatkan
keindahannya dan dapat segera
dipasarkan.
Budidaya cupang ini lebih mudah
dari budidaya ikan mas, ikan lele
sangkuriang, ikan nila dll, resiko
mortalitasnyapun sangat kecil
sekali dibandingkan ikan lainnya,
nah untuk agan yang
memang hobi budidaya ikan hias
silahkan mencoba budidya
Ikan cupang ini. selamat mencoba
semoga bermanfaat.
bagus nih gan buat ternak ikan hias
BalasHapusok gan , lanjut baca artikel yang lain juga y, thanx
Hapus