Damai bersamamu / Song By : Chrisye










Intro : F C Dm 2x

F             C            Fm
aku termenung di bawah mentari
Bb                  Am
di antara megahnya alam ini
Gm      F       C
menikmati indahnya kasih-Mu
Gm      Bb  C     F
kurasakan damainya hatiku
Music : F C Dm 2x
F             C            Fm
sabda-Mu bagai air yang
mengalir
Bb                  Am
basahi panas terik di hatiku
Gm      F       C
menerangi semua jalanku
Gm      Bb  C     F
kurasakan tentramnya hatiku
reff:
Dm         C           F
jangan biarkan damai ini pergi
Dm          C           F
jangan biarkan semua ini
berlalu
Dm              Am
hanya pada-Mu tuhan
Bb          F
tempatku berteduh
Gm       Bb  C    Dm
dari semua kepalsuan dunia
Musik : Dm Bb F A
        Bb Gm Bb C
Dm         C           F
jangan biarkan damai ini pergi
Dm          C           F
jangan biarkan semua ini
berlalu
Dm              Am
hanya pada-Mu tuhan
Bb          F
tempatku berteduh
Gm       Bb  C    Dm
dari semua kepalsuan dunia
Hak cipta lagu sepenuh nya adalah milik pencipta dan penyanyi nya kawanz .ane hanya share lirik nya
Crishye membuat lagu itu
terdengar begitu memikat dengan suaranya yang khas dan lembut; mendayu.
Pencipta nya adalah Johny Sahilatua
adalah sosok itu. Adik kandung musisi
Franky Sahilatua yang telah berpulang.
Lagu itu lahir dari seorang putra Maluku,
tepatnya Saparua, yang merindu sebuah
kedamaian. Saya menerka-nerka,
mungkinkah Sahilatua takjub dengan
keindahan dan kedamaian di Maluku? Saya
tidak tahu persis.
Jelasnya, alam adalah pemberian dari Sang
Pencipta. Kalau itu kita sepakati, tak ada
cara yang paling baik selain menerima dan
mensyukurinya. Apapun bentuk keindahan
alam itu, ia adalah pemberian cuma-cuma
tanpa label kepemilikan atas nama
siapapun. Tidak untuk satu atau dua orang
saja sumberdaya alam itu ada. Sehingga tak
patut kita menjadikannya sebagai sumber
masalah. Apalagi harus saling beradu
nyawa.
Tak salah jika saya menggunakan larik-larik
lagu yang diciptakan Sahilatua untuk
mengingatkan masyarakat Porto dan Haria
bahwa tak ada gunanya berkonflik. Anak
kandung konflik adalah kehancuran dan
dendam yang mendalam. Tak ada secuil
pun keuntungan yang didapat, bahkan,
untuk alasan kepemilikan alam sekalipun.
Memulai konflik adalah sama dengan
begitu banyak langkah mundur. Berjalan
mundur meninggalkan kemajuan yang telah
dicapai dengan mengucurkan keringat yang
tak terbilang jumlahnya. Dan ketika
tersadar, kita sudah jauh tertinggal di
belakang. Saat itu, melangkah maju pun
harus berjalan di atas tulang-belulang
peninggalan kekerasan  pesan dari lagu ini sangat mendalam kawanz bahwa kita manusia tak ada arti nya, atau gunanya hanya untuk berkonflik, mari kawan kita jaga kedamaian,  di seluruh Indonesia, agar indonesia jadi lebih baik,,,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Negosiasi Yang Baik

Pelajaran Penting dari kakek